Jejak18news.com – Wakil Bupati Kampar Misharti buka dialog Multi pihak dan Focus Group Discussion (FGD) “Green for Riau” bertempat Aula Kantor Bupati Kampar Bangkinang Kota, Kamis (30/4/2026).
Turut hadir Bupati Rokan Hulu di wakili Kepada Bappenda Simpel Meri, Country Koordinator Unep UN Reed Programmer Indonesia Bambang Ari Fatmi, Plt. Bappeda Yusdien Hadinata, Kepala DMPTSP Refrizal, Kepala Dinas Pertanian Nurilahi Ali, Kepala Dinas Pariwisata Afdal., Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Marahalim, Camat Se Kabupaten Kampar dan Ninik Mamak.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Kampar Dr. Misharti menekankan bahwa pembangunan daerah harus berjalan seiring dengan komitmen menjaga kelestarian alam.
“Kita tidak bisa hanya mengejar pertumbuhan ekonomi tanpa memperhatikan keberlanjutan lingkungan. Dialog multi pihak ini adalah wadah untuk menyatukan gagasan, menyatukan komitmen dan menyatukan langkah agar Riau tetap hijau, lestari, dan memberi manfaat bagi generasi mendatang,” ujarnya.
Wabup Misharti juga mengingatkan bahwa Kabupaten Kampar memiliki potensi besar sebagai daerah penyangga ekosistem di Provinsi Riau. Sungai Kampar, hutan lindung, serta kawasan perkebunan harus dikelola dengan prinsip berkelanjutan.
“Kita ingin Kampar menjadi contoh daerah yang mampu menyeimbangkan pembangunan dengan kelestarian lingkungan. Program Green for Riau ini harus menjadi gerakan bersama, bukan sekadar selogan,” tegasnya.
Beliau juga mengajak generasi muda untuk aktif dalam gerakan lingkungan. Menurutnya, mahasiswa dan pelajar adalah agen perubahan yang dapat membawa semangat baru dalam menjaga bumi. “Keterlibatan anak muda sangat penting, karena merekalah yang akan mewarisi bumi ini,” tambahnya.
“Dengan keterlibatan Pemerintah, masyarakat, akademisi dan dunia usaha, diharapkan Kabupaten Kampar dan Provinsi Riau mampu mewujudkan pembangunan yang hijau, berkelanjutan dan memberi manfaat bagi generasi sekarang maupun mendatang,” tutup Misharti. (Advertorial)











