BPS Kuansing Jalin Sinergi Dengan Diskominfo Dalam Persiapan Sensus Ekonomi 2026

Jejak18news.com – Dalam upaya memperkuat koordinasi dan sinergi antar lembaga menjelang pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 (SE2026), Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Kuantan Singingi, Hartono, S.Si., bersama jajaran melakukan kunjungan dan silaturahmi ke Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Kuantan Singingi, awal pekan ini.

Kedatangan rombongan BPS Kuansing disambut langsung oleh Sekretaris Diskominfo Kuansing, Hevi H. Antoni, didampingi Kepala Bidang Statistik Toto Priswandoyo, Kepala Bidang Komunikasi Saptudis, serta sejumlah staf terkait di lingkungan Diskominfo Kuansing.

Dalam pertemuan tersebut, kedua instansi membahas pentingnya kolaborasi dalam mendukung suksesnya pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026, khususnya pada aspek publikasi, sosialisasi, dan penyebarluasan informasi kepada masyarakat serta pelaku usaha di Kabupaten Kuantan Singingi.

Sekretaris Diskominfo Kuansing, Hevi H. Antoni, menyampaikan apresiasi atas kunjungan dan silaturahmi yang dilakukan oleh BPS Kuansing. Menurutnya, Diskominfo siap memberikan dukungan maksimal melalui berbagai kanal komunikasi pemerintah daerah guna memastikan informasi terkait pelaksanaan sensus dapat diterima masyarakat secara luas dan tepat.

“Diskominfo siap memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan Sensus Ekonomi 2026, terutama dalam penyebarluasan informasi kepada masyarakat melalui berbagai media komunikasi yang dimiliki pemerintah daerah, sehingga masyarakat dapat memahami pentingnya sensus dan berpartisipasi aktif dalam pelaksanaannya,” ujar Hevi.

Sementara itu, Kepala BPS Kuansing, Hartono, menyampaikan bahwa dukungan Diskominfo memiliki peran strategis dalam meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya Sensus Ekonomi 2026.

Ia menjelaskan bahwa SE2026 merupakan kegiatan nasional yang bertujuan memperoleh data yang lengkap dan akurat mengenai kondisi serta perkembangan seluruh kegiatan usaha di Indonesia. Data tersebut akan menjadi landasan penting dalam penyusunan kebijakan pemerintah, perencanaan pembangunan ekonomi, serta pengambilan keputusan bagi berbagai pemangku kepentingan.

“Sensus Ekonomi 2026 bertujuan untuk menghasilkan data yang komprehensif dan berkualitas mengenai aktivitas usaha di Indonesia. Data yang diperoleh nantinya akan menjadi dasar dalam merumuskan kebijakan pembangunan ekonomi yang lebih tepat sasaran, baik di tingkat daerah maupun nasional,” jelas Hartono.

Lebih lanjut, Hartono menegaskan bahwa keberhasilan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 sangat ditentukan oleh partisipasi aktif masyarakat dan pelaku usaha dalam memberikan informasi yang benar, lengkap, dan akurat kepada petugas sensus.

Untuk itu, sinergi antara BPS, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat menjadi faktor penting dalam mendukung kelancaran pelaksanaan sensus.

“Dengan dukungan dan kerja sama dari seluruh pihak, termasuk pemerintah daerah dan masyarakat, kami optimistis Sensus Ekonomi 2026 dapat berjalan dengan baik serta menghasilkan data berkualitas yang mampu mendukung pembangunan ekonomi yang berkelanjutan dan lebih tepat sasaran,” tutupnya.

Pos terkait