Jejak18news.com – Kepala UPT SDN 002 Tanjung, Suryani, mengapresiasi kekompakan para alumni dan guru yang turut serta membantu meningkatkan kualitas pendidikan di sekolah tersebut. Berkat dukungan tersebut, para siswa kini bisa belajar lebih nyaman meskipun sebelumnya sempat menempati mushola sebagai ruang kelas darurat.
Suryani menjelaskan, kondisi keterbatasan ruang belajar membuat pihak sekolah harus melakukan berbagai penyesuaian. Salah satunya, kelas IV yang memiliki 32 murid sempat dibagi menjadi dua kelompok dan sebagian menempati mushola untuk proses belajar. Meski sederhana, ruang mushola tersebut sudah layak digunakan dan bahkan mendapat dukungan dari guru serta wali murid.
“Alhamdulillah, berkat kekompakan alumni dan dukungan orang tua murid, mushola bisa difungsikan sementara sebagai ruang belajar. Suasananya pun nyaman, bahkan tiap malam juga dipakai untuk kegiatan TPA dan membaca Al-Qur’an,” ungkap Suryani saat di konfirmasi, Senin (22/9/2025).
Tidak hanya itu, alumni SDN 002 Tanjung, ini juga berinisiatif membangun gedung serbaguna di lingkungan sekolah. Gedung tersebut nantinya dapat digunakan sebagai ruang belajar tambahan, tempat pertemuan, hingga sarana kegiatan lain yang menunjang pembelajaran.
Dalam acara peletakan batu pertama pembangunan gedung tersebut, turut hadir sejumlah tokoh penting, seperti Kepala Desa Tanjung, BPD, Korwil, Babinsa, serta perwakilan alumni angkatan pertama. Kehadiran para tokoh ini menambah semangat warga sekolah untuk terus maju.
Suryani menambahkan, pihaknya tidak ingin menyalahkan pemerintah daerah terkait keterbatasan yang ada. Justru ia menegaskan, Dispora dan Pemkab Kampar selama ini tetap memberi perhatian, termasuk melalui program bantuan yang telah disalurkan pada tahun 2023.
“Kami sangat menghargai apa yang sudah diberikan pemerintah. Kalau nanti ada tambahan bantuan lagi, tentu kami sangat berterima kasih. Lokasi sekolah ini sangat mendukung bila dikembangkan lebih lanjut, baik ruang kelas maupun fasilitas lainnya,” tutur Suryani.
Dengan adanya sinergi antara alumni, guru, orang tua, dan pemerintah, SDN 002 Tanjung optimistis mampu menghadirkan lingkungan belajar yang lebih baik bagi siswa-siswanya di masa mendatang.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga Kabupaten Kampar, Aidil, menjelaskan bahwa pada tahun anggaran 2023 pihaknya sudah membangun ruang kelas baru untuk SDN 002 Desa Tanjung. Namun, persoalan daya tampung siswa masih menjadi tantangan tersendiri.
“Di Desa Tanjung ada tiga sekolah dasar. SDN 002 selalu membeludak pendaftar siswa, sementara dua sekolah lain kekurangan siswa. Ini yang akan kita tata ke depan agar penerimaan siswa lebih merata,” pungkas Aidil. (Advertorial)











